TYM

TYM
BERKATNYA MELIMPAH

Kamis, 20 Februari 2020

KUMPULAN SOAL AGAMA KATOLIK 7


PETUNJUK KHUSUS
Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D pada jawaban yang anda anggap paling benar di lembar jawaban yang tersedia.

1.    Arti manusia diciptakan sebagai Citra Allah ialah ....
A.    Manusia serupa dengan Allah
B.    Manusia sama dengan Allah
C.    Manusia sederajat dengan Allah
D.   Manusia seumpama dengan Allah

2.    Alasan Allah menciptakan manusia sebagai CitraNya ialah ....
A.    Karena Allah mengagumi manusia
B.    Karena Allah mencintai manusia
C.    Karena Allah mengangkat manusia
D.   Karena Allah menghargai manusia

3.    Jawaban dari pertanyaan untuk apa Allah menciptakan manusia sebagai citraNya ialah ....
A.    Supaya manusia menjadi sempurna seperti Allah
B.    Supaya manusia lebih tinggi dari ciptaan lain
C.    Supaya manusia bisa memuliakan Allah
D.   Supaya manusia lebih leluasa menguasai dunia

4.    Tanda paling sederhana manusia layak disebut Citra Allah ialah ....
A.    Menyebut nama Tuhan
B.    Hidupnya selalu lurus
C.    Merasa paling sempurna
D.   Gemar berbuat baik

5.    Secitra dalam hal apakah antara manusia dengan Tuhan, jawabannya ialah ....
A.    Dalam hal agamanya
B.    Dalam hal kecerdasannya
C.    Dalam hal perilakunya
D.   Dalam hal kesuciannya

6.    Siapakah yang mengatakan bahwa manusia adalah Citra Allah, jawabannya ialah ....
A.    Allah Sang Pencipta
B.    Para malaikat di surga
C.    Ahli-ahli agama
D.   Semua Kitab Suci




7.    Pengaruh berkat Tuhan membuat manusia mejadi luar biasa, contohnya ialah ....
A.    Bisa menyeberangi lautan
B.    Hidup selalu menjadi pemenang
C.    Bisa menaklukkan orang lain
D.   Daud mengalahkan Goliat

8.    Berikut ini bukan mencerminkan perilaku seorang pelajar sebagai Citra Allah, yaitu ...
A.    Belajar dengan tekun dan rajin
B.    Menghargai teman walau berbeda
C.    Mentaati tata-tertib sekolah
D.   Selalu berpertasi dalam lomba

9.    Pernyataan berikut ini bukan merupakan tugas manusia sebagai Citra Allah, yaitu ....
A.    Memuliakan Tuhan
B.    Menjadi manusia yang baik
C.    Mencintai sesama
D.   Mengetahui tentang Tuhan

10. Pernyataan berikut ini bukan berkaitan dengan pengertian panggilan, yaitu ....
A.    Dipercaya
B.    Dianggap mampu
C.    Diperhatikan
D.   Dianggap berprestasi

11. Alasan Allah memanggil manusia sebagai CitraNya ialah ....
A.    Allah mencintai manusia
B.    Allah mengagumi manusia
C.    Allah memahami manusia
D.   Allah menyertai manusia

12. Panggilan manusia sebagai Citra Allah berkaitan dengan pernyataan berikut ini, yaitu
A.    Saya harus bersaing dengan manusia lain
B.    Saya harus beprestasi sehebat mungkin
C.    Saya harus kerja sama dengan orang lain
D.   Saya harus mengikuti kata-kata teman

13. Pernyataan berikut ini bukan senjata dari Tuhan untuk menjalankan panggilan sebagai Citra Allah ....
A.    Akal budi
B.    Hati nurani
C.    Kepribadian
D.   Kebebasan

14. Dalam kitab kejadian 1: 26 berfirmanlah Allah: “Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh dan atas segala binatang melata yang merayap dibumi.”  Berkuasa disini artinya ....
A.    Mengambil kekayaannya dengan gembira
B.    Merawat serta memeliharanya seturut Tuhan
C.    Memberi nama kepada isi alam raya
D.   Menanam pohon sebanyak-banyaknya

15. Dalam kitab kejadian 1: 28 tertulis Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka. Kata memberkati disini berarti ....
A.    Allah memberi keajaiban yang luar biasa
B.    Allah memberi kekuatan untuk berbuat baik
C.    Allah memberi kekuasaan untuk berkembang
D.   Allah memberi kemenangan untuk berperang

16. Tuhan memberi teman untukku sehingga saya tidak sendiri. Orang lain bagi perkembangan hidupku ibarat ....
A.    Mutiara yang indah
B.    Uang yang berlimpah
C.    Pembantu yang setia
D.   Samudra yang kaya

17. Tujuan Tuhan memberikan orang lain bagi hidupku dan memberikan hidupku bagi orang lain ialah ....
A.    Untuk saling menjadi penolong satu sama lain
B.    Untuk saling menegur satu sama lain
C.    Untuk saling jumpa satu sama lain
D.   Untuk saling meminta satu sama lain

18. Alasan manusia mempunyai martabat luhur ialah ....
A.    Mempunyai kecerdasan yang tinggi
B.    Mempunyai garis keturunan bangsawan
C.    Mempunyai perilaku Citra Allah
D.   Mempunyai warisan yang melimpah

19. Pernyataan berikut ini bukan berkaitan dengan istilah seseorang, yaitu ....
A.    Bisa dilatih menjadi mahluk baik
B.    Bisa menggunakan kebebasannya
C.    Bisa mempunyai ketrampilan
D.   Bisa mengenal penciptanya

20. Setiap manusia ciptaan Tuhan yang hidup di dunia ini adalah unik. Unik artinya ....
A.    Di dunia hanya ada satu dan tiada duanya
B.    Setiap manusia itu sangat berharga tinggi
C.    Manusia lebih tinggi daripada hewan
D.   Setelah mati manusia bisa masuk surga

21. Sebagai Citra Allah saya tumbuh dan berkembang bersama orang lain. Pernyataan di bawah ini bukan yang seharusnya saya lakukan untuk tumbuh dan berkembang bersama orang lain, yakni ....
A.    Saling menghormati
B.    Saling berlomba
C.    Saling melengkapi
D.   Saling kerjasama

22. Pernyataan berikut ini bukan berkaitan dengan isi Gaudium et Spes artikel 12, yakni
A.    Manusia mampu dan mengenal penciptanya
B.    Manusia ditetapkan sebagai tuan atas segala mahluk di dunia
C.    Manusia memuliakan dan meluhurkan PenciptaNya
D.   Manusia diharapkan bekerja keras untuk kuasai dunia

23. Binatang buas dan berbahaya biasanya tidak boleh berkeliaran dan dimasukkan ke dalam kandang, alasannya ialah ....
A.    Karena tidak bisa menggunakan kebebasannya
B.    Karena bisa pergi jauh dan hilang tanpa tujuan
C.    Karena mengakibatkan ketakutan manusia
D.   Karena mengganggu suasana ketentraman
 
24. Manusia bisa dididik menjadi baik, sedangkan ciptaan lain (binatang) tidak bisa dididik menjadi baik, alasannya ialah ....
A.    Binatang itu mahluk yang bodoh
B.    Binatang itu tidak mempunyai akal budi
C.    Binatang itu otaknya sangat kecil
D.   Binatang itu sifatnya liar

25. Pernyataan berikut ini bukan gambaran Allah bagi manusia sebagai Citra Allah, yaitu
A.    Kasih sayang
B.    Pengampun
C.    Baik hati
D.   Pembalas

26. Panggilan manusia sebagai Citra Allah dalam kitab kejadian 1: 26-30 salah satunya ialah ....
A.    Menjadi gambar Allah
B.    Menjadi manusia yang cerdas
C.    Menjadi pendamping Allah
D.   Menjadi manusia beragama

27. Sebagai pelajar saya dipanggil oleh Tuhan menjadi pelajar yang baik. Pernyataan berikut ini bukan termasuk kriteria menjadi pelajar yang baik, yaitu ....
A.    Kaya
B.    Tekun
C.    Disiplin
D.   Rajin

28. Sebagai pelajar yang perilakunya mencerminkan sebagai Citra Allah, biasanya orang lain mengatakan kepada kita dengan berkata ....
A.    Selamat pagi
B.    Terima kasih
C.    Apakabar
D.   Dari mana

29. Sebagai pelajar yang perilakunya mencerminkan sebagai Citra Allah, lambang yang tepat untuk menggambarkannya ialah ....
A.    Lilin yang menyala
B.    Anak panah yang indah
C.    Air dalam samudra
D.   Kancil yang berlari

30. Untuk apa Allah memanggil saya untuk menjadi Citra Allah?. Pernyataan berikut ini bukan berkaitan dengan panggilan Allah kepadaku untuk menjadi Citra Allah, yaitu ..
A.    Memuliakan Allah
B.    Menjadi pelajar yang baik
C.    Mencintai sesama
D.   Menjadi pelajar sempurna

MARA PRAPASKAH - sebuah Rahasia

RABU ABU - ALKITABIAH

RPP - BUKU SAKU

Rabu, 19 Februari 2020

RENUNGAN tentang RAGI

Bac.I, Yak 1 : 12 - 18
Injil, Mrk 8 : 14 - 21

Periksalah Ragimu

"Bila ragi bisa mengembangkan tepung, yang akhirnya diolah menjadi roti, maka kata dan perbuatanmu adalah ragi yang sementara Anda leburkan di dalam tepung kehidupan, yang bisa membuat orang lain bisa bertumbuh dan berkembang atau membuat mereka menjadi layu dan mati."

Yesus mengingatkan para murid-Nya dalam Injil hari ini terhadap ragi orang Farisi, yang mengeluarkan aturan dan meletakkan beban di atas pundak orang, tapi mereka sendiri tidak mengikuti aturan itu dan memikul beban yang mereka letakkan.

Pelajaran penting bagi kita di pagi ini adalah;

1) Sadarlah bahwa setiap orang telah menerima ragi yang baik dari Tuhan. Namun ketika ragi itu diolah di dalam dirimu maka bisa menghasilkan ragi yang baik atau jahat. Satu yang pasti bahwa Anda sendirilah yang menentukkan manakah ragi yang telah, sedang dan akan Anda leburkan ke dalam tepung kehidupan sesama dan kehidupanmu sendiri.

2) Roti yang baik dan enak pasti dicampur dengan ragi yang baik. Anda tidak harus mengolah ragi dan tepung menjadi roti, tapi bila Anda mampu menyiapkan ragi yang baik saja, maka itu sudah cukup sehingga orang lain bisa mengambil ragimu dan mulai mengolah dengan tepung mereka sehingga menghasilkan roti yang enak untuk dimakan.

3) Bila Anda mampu menyiapkan ragi yang baik melalui kata dan perbuatanmu maka jangan pernah takut karena Tuhan sendirilah yang akan mengolahnya menjadi roti bagi sesamamu.

Akhirnya, jika kata dan perbuatanmu jahat, maka tanyakanlah dirimu; ragi siapakah yang sementara Anda gunakan di dalam dirimu; ragi Yesus atau ragi iblis? Anda sendiri pasti tahu jawabannya.

MENUNJUK dan MENUNTUN

Bac.I, Yak 1 : 19 - 27
Injil, Mrk 8 : 22 - 26

Tidak Cukup Menunjuk, Tapi Harus Menuntun

"Ketika engkau menunjuk arah kepada seseorang maka ia akan berjalan sendiri, dan mungkin saja ia akan tersesat lagi, namun ketika engkau rela menuntunnya maka ia akan mencapai tempat tujuan bersamamu."

Ketika orang membawa si buta kepada Yesus, ia tidak serentak disembuhkan. Apa yang Yesus perbuat kepadanya adalah Yesus mengandeng tangan si buta dan membawanya untuk disembuhkan. Proses kesembuhan dimulai dengan penglihatan yang remang-remang sampai ia dapat melihat dengan jelas seperti orang sehat pada umumnya.

Pelajaran penting bagi kita di pagi ini adalah;

1) Di sekitar kita ada banyak orang dengan beragam penderitaan; ada yang buta, tuli, pincang, sakit, lapar, sedih dan menderita. Kata-kata kasihan kita rasanya belum cukup. Kita harua mewujudkan rasa belas kasih itu dengan tindakan memberi makan, meringankan beban dan menghibur mereka.

2) Kehadiran mereka adalah undangan bagi kita untuk berbuat baik. Temukanlah wajah Yesus pada wajah si sakit, lapar, pengemis dan tertindas maka cintamu akan terberi kepada mereka tanpa batas dan syarat.

3) Buta fisik membuat si buta tak dapat melihat, tapi adalah sebuah kemalangan bila kita yang sehat mata memiliki hati yang buta terhadap kemiskinan, ketidakadilan dan penderitaan di sekitar kita.

Akhirnya, jika hari ini Anda melewati seseorang yang menderita, lapar dan pengemis, maka berhentilah sejenak untuk berdoa memohon Tuhan menyembuhkan hatimu yang sedang buta.

RENUNGAN tentang HATI

Bac.I, Yak 2 : 1 - 9
Injil, Mrk 8 : 27 - 33

Iblis Tinggal di Dalam Hatimu

"Hatimu adalah tempatnya Tuhan, tapi sesaat ketika kata-kata kasar keluar dari mulutmu dan tindakan jahat Anda lakukan, maka sadarlah karena iblis telah mengambil alih tempat Tuhan di dalam hatimu."

Ketika Yesus menjelaskan tentang derita yang akan dialami-Nya, Petrus tidak menerimanya sehingga menegur Yesus. Yesus pun berbalik dan memarahi Petrus, katanya, " Enyahlah iblis! Sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia." Kadang kita pun hanya mencari yang mudah dan enak, tapi ketika perjuangan membutuhkan pengorbanan maka kita lari meninggalkannya.

Pagi ini kita diingatkan bahwa;

1) Mengikuti Yesus bukanlah jalan hidup yang mudah dan instan. Derita, tantangan dan kesulitan tetap akan menghadang jalan kita. Namun bersama Yesus, tidak perlu ada kecemasan dan ketakutan. Kuasa Yesus lebih besar daripada ketakutan dan derita kita.

2) Ketika kita terlena menikmati dosa, maka kadang kita perlu teguran yang keras agar kita sadar bahwa kita telah berjalan jauh dari jalan Tuhan.

3) Ingatlah bahwa hati, jiwa, pikiran bahkan tubuhmu adalah milik Tuhan. Jangan biarkan iblis memakainya untuk mencelakakan orang lain sampai akhirnya bisa membunuhmu.

Akhirnya, jangan pernah izinkan iblis memakai mulutmu untuk memfitnah dan menghina orang lain, tanganmu untuk memukul dan membunuh, karena semuanya itu diciptakan oleh Allah dan diberikan kepadamu demi kebaikan.

Minggu, 16 Februari 2020

Renungan tentang KETIDAKKEPERCAYAAN

Bac.I, Yak 1 : 1 - 11
Injil, Mrk 8 : 11 - 13

Ketidakpercayaan Akan Membunuhmu

"Jika ada benih ketidakpercayaan di dalam dirimu maka Anda akan menghabiskan seluruh hidupmu untuk mencari tanda agar percaya. Dan sesaat setelah Anda menemukan tanda itu, Anda akan terpancing untuk mencari tanda dan bukti berikutnya untuk semakin meyakinkanmu. Akhirnya Anda pun akan mati dalam keraguan dan ketidakpercayaan."

Yesus merasa kesal dengan sikap orang-orang Farisi yang meminta tanda atau bukti untuk percaya kepada-Nya. Yesus tidak memberikan tanda atau bukti yang mereka inginkan, melainkan mengatakan bahwa mereka tidak layak mendapatkan tanda atau bukti akibat ketidakpercayaan mereka.

Pelajaran penting bagi kita di pagi ini adalah;

1) Sakit hati karena pengkhianatan akan melahirkan ketidakpercayaan. Namun luka ketidakpercayaan tidak hanya bisa disembuhkan oleh tanda atau bukti dari orang yang berkhianat, melainkan oleh kemampuan diri sendiri untuk mengubah ketidakpercayaan menjadi percaya pada orang lain.

2) Selama Anda tidak percaya maka Anda akan terus meminta tanda atau bukti. Dan selama bukti itu belum ada maka Anda akan menghabiskan waktu untuk menanti datangnya tanda. Setelah Anda sadar ternyata Anda telah menghabiskan waktu untuk sesuatu yang sia-sia.

3) Ketika orang yang kita harapkan untuk membuktikan diri belum berubah maka sadarlah bahwa Andalah yang harus berubah memandang dan menilainya.

Akhirnya sadarlah bahwa bagi orang percaya satu saja tanda atau kalau pun tidak ada tanda maka ia akan tetap percaya. Sebaliknya, bagi orang yang tidak percaya, seribu tanda pun tidak akan mampu membuatnya menjadi percaya.

Jumat, 14 Februari 2020

RENUNGAN tentang ORANG BAIK

Bac.I, 1Raj 11 : 29 - 32. 12 : 19
Injil, Mrk 7 : 31 - 37

 Tidak Cukup Menjadi Orang Baik Tapi Harus Berbuat Baik

"Banyak orang baik menjadi pasif dan diam hanya karena ada ketakutan untuk berbuat salah. Sebaliknya, ketika orang baik menjadi aktif dalam berbuat baik maka perbuatan baik mereka menjadi cahaya bagi hidup banyak orang yang hidup dalam kegelapan."

Kisah si tuli dan gagap yang disembuhkan oleh Yesus dalam Injil hari ini tidak hanya memberikan gambaran tentang cacat fisik yang dialaminya, melainkan mau mengatakan kepada kita dua hal penting ini; Pertama , betapa sering kita menutup telinga bahkan menjadi tuli terhadap suara kebenaran entahkah yang berasal dari Tuhan maupun dari sesama kita; Kedua , Kita pun sering seperti si gagap yang ragu-ragu bahkan tidak berani membuka mulut kita untuk menyuarakan kebenaran, kejujuran dan keadilan; Entahkah kita takut  terhadap ancaman orang lain bila kebenaran terungkap atau kah kita lebih memilih hidup aman sambil membiarkan ketidakadilan bertumbuh dan berkembang di sekitar kita.

Karena itu, baiklah dalam doa kita di pagi ini, kita memohon Tuhan untuk:

1) Membuka telinga kita yang tuli sehingga mampu mendengar bisikan suara-Nya dan suara jeritan sesama kita, sehingga kita berani bertindak mengatasi masalah-masalah ketidakadilan di sekitar kita.

2) Membuka mulut kita untuk menyuarakan ketidabenaran, ketidakadilan dan masalah-masalah sosial dan moral di sekitar kita apa pun resiko yang kita terima akibat keberanian kita. Jangan biarkan dosa dan kesalahan mendapatkan ruang untuk bertumbuh dan berkembang.

Akhirnya, bila kita diam dan menutup telinga terhadap jeritan sesama, suara ketidakadilan dan kesalahan serta kerusakan yang terjadi di sekitar kita akibat ulah segelintir orang di sekitar kita, maka sesungguhnya penyakit dan cacat kita lebih parah dari si tuli dan gagap dalam kisah Injil hari ini.

BAHAN APP SMP KAS 2020

Kamis, 13 Februari 2020

tentang SAHABAT

Bac. I, 1Raj 2 : 2 - 4. 10 - 11
Injil, Mrk 6 : 7 - 13

Mengandalkan Tuhan, Menghargai Sahabat

"Sesaat ketika engkau tidak menghormati peran para sahabat maka sesungguhnya engkau sedang merintis jalan untuk meninggalkan Tuhanmu. Bagaimana engkau mengandalkan Tuhan yang tak kelihatan bila engkau menyepelekan sahabatmu yang kelihatan?"

Dalam tugas perutusan Yesus, ada dua hal yang sangat ditekankan yakni, mengandalkan Dia yang mengutus mereka dan berjalan berdua-dua. Apa artinya?

1) Menyadari akan siapa yang mengutus kita akan membuat kita selalu tersadar akan misi kita. Biarlah apa yang Yohanes Pembaptis katakan terpenuhi, semoga Dia semakin besar dan aku semakin kecil, bukan sebaliknya yang terjadi, Yesus semakin terlupakan dan akulah yang semakin terkenal.

2) Membawa barang secukupnya bahkan hanya sepasang/sehelai mau mengatakan bahwa memiliki dan mengandalkan Yesus saja sudah cukup. Carilah dahulu Kerajaan Allah dan semuanya akan ditambahkan kepadamu sungguh akan terjadi bila engkau percaya pada Tuhan dan mengandalkan Dia dalam segala situasi.

3) Berjalan berdua-dua mau mengungkapkan pentingnya kerja sama, saling melengkapi dan saling menguatkan dalam misi perutusan. Seorang sahabat sejati adalah dia yang tetap bersamamu ketika semua yang lain berbalik meninggalkanmu.

Akhirnya, jika engkau tetap menjaga Yesus di dalam hatimu maka engkau sesungguhnya telah memiliki segala sesuatu untuk dapat berbagi kepada sesamamu. Tuhan saja sudah cukup bagimu.

RENUNGAN tentang DENDAM

Bac. I, Sir 47 : 2 - 11
Injil, Mrk 6 : 14 - 29

Jangan Pelihara Sifat Dendammu

"Sesaat ketika Anda memelihara dendam di hatimu, maka ia akan bertumbuh dan menghasikan buah-buah racun yang akan mematikanmu."

Atas kesalahan Herodes, Yohanes Pembaptis berani mengeritiknya. Akibatnya, Herodes menaruh dendam terhadap Yohanes. Apa yang terjadi pada Herodes selanjutnya adalah izinannya sehingga Yohanes dipenggal kepalanya.

Pelajaran penting bagi kita di pagi ini adalah;

1) Jangan izinkan iri hati dan dendam menggantikan cinta dan belas kasihan di dalam hatimu.

2) Terimalah saran terutama kritikan orang lain terhadapmu bukan sebagai tanda kebencian mereka, melainkan sebagai ungkapan cinta mereka terhadapmu walaupun mungkin dengan cara yang kasar dan menyakitkan.

3) Jadikanlah setiap kritik dan teguran orang terhadapmu sebagai batu loncatan bagimu untuk memperbaiki kesalahan demi mencapai hasil yang lebih baik.

Akhirnya, hanya pribadi yang rendah hatilah yang mampu menggantikan dendam dengan cinta. Dan, Andalah yang mampu mengubah benci menjadi cinta.

Menjadi GARAM dan TERANG


PENTINGNYA ISTIRAHAT

ISTIRAHAT SEJENAK

"Mari kita pergi ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah sejenak." Mrk. 6:30-34.

   Setelah para murid menjalankan karya perutusan dari Yesus, mereka diajak utk beristirahat sejenak, merefleksikan tugas mereka. Hal ini penting bagi Yesus, karena dengan itu para murid punya waktu bagi diri sendiri.
   Pesan untuk kita.
> Kebanyakan kita sibuk dengan pekerjaan untuk kebutuhan baik pribadi maupun keluarga. Kita bekerja tanpa kenal lelah. Dan hampir tdk punya waktu utk istirahat. Satu waktu kita bisa mengalami sakit dan penyakit. Banyak org terbaring di Rumah atau rumah sakit, akibat dr kerja tanpa istirahat.
> Sibuknya pekerjaan membuat kita juga tdk punya waktu utk berdoa, atau berkomunikasi dgn Tuhan sang pemberi kehidupan, misa dan ibadat. Jadi istirahat bukan hanya jasmani (tidur, cari hiburan ) tapi lebih kpd hal yg rohani, yakni mendengarkan suara Tuhan.
   Itulah istirahat kita untuk mendapat kekuatan jasmani dan rohani.

tentang KOMUNI

Bac. I, 1Raj 8 : 1 - 7. 9 - 13
Injil, Mrk 6 : 53 - 56

Kusantap Tubuh-Mu, Kau Jamah Hati dan Jiwaku

"Orang-orang yang hidup bersama Yesus boleh mendengar suara-Nya; Mereka bisa berjabatan tangan dengan-Nya; pun mereka bisa menjamah jumbai jubah-Nya, bahkan melihat rupa-Nya, namun satu hal yang tidak bisa mereka dapatkan adalah menyantap Tubuh dan Darah-Nya. Siapa yang beruntung mendapatkan menu surgawi ini? Jawabannya, hanya engkau dan aku lah yang bisa menyantap Tubuh dan Darah Yesus dalam Ekaristi Kudus."

Dikisahkan dalam Injil hari ini bagaimana orang-orang berbondong-bondong menemui Yesus dan disembuhkan oleh-Nya. Yesus tampil bukan hanya sebagai Juruselamat, tapi juga Tabib yang menyembuhkan segala sakit dan penyakit.

Pelajaran penting bagi kita di pagi ini adalah;

1) Carilah Yesus setiap saat dalam semua aktivitasmu teristimewa aturlah waktu setiap hari agar Anda bisa bertemu dengan-Nya.

2) Percayalah bahwa Yesus dapat melakukan dan memberikan kepadamu semua yang Anda mintakan kepada-Nya, asalkan sesuai dengan kehendak-Nya.

3) Sesaat ketika engkau mendengarkan Firman-Nya apalagi ketika engkau menyantap Tubuh dan Darah-Nya maka saat itulah Yesus sedang menjamah tubuh, pikiran, hati dan jiwamu.

Akhirnya, bila engkau memiliki kerinduan untuk menjamah Yesus lewat doa-doamu, maka percayalah Ia akan membaharui hati, jiwa,  pikiran dan tindakan-tindakanmu setiap saat.

RENUNGAN tentang ORANG SAKIT

Bac.I, 1Raj 8 : 22 - 23. 27 - 30
Injil, Mrk 7 : 1 - 13

Hari Orang Sakit Sedunia

Kenajisan Hati dan Pikiranmu

"Tangan atau tindakan yang jahat dan najis selalu digerakkan oleh hati dan pikiran yang najis pula."

Orang-orang Farisi mengeritik para murid Yesus yang makan tanpa membasuh tangan mereka. Yesus balik mengeritik mereka karena kemunafikan mereka. Kata-Nya, " Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh daripada-Ku ." Dengan ini Yesus mau mencela kemunafikan para Farisi yanh berlagak taat aturan padahal hati mereka penuh rencana jahat terhadap sesamanya.

Pelajaran penting bagi kita adalah;

1) Koreksilah dirimu sebelum Anda mengeritik orang lain.

2) Jika kata dan perbuatanmu jahat maka obatilah hati dan pikiranmu sebab di sanalah terdapat lukanya. Kata dan tindakan jahat dan najis selalu berasal dari hati dan pikiran yang najis dan jahat.

3) Singkirkanlah kemunafikan di dalam dirimu dengan berlaku jujur terhadap Tuhan, sesama dan   dirimu sendiri.

4) Jadilah contoh dan teladan daripada menjadi seorang pengeritik tanpa mampu memberi jalan keluar dan solusi.

Di atas segalanya, takutlah akan Tuhan maka Anda akan  terhindar dari salah dan dosa.

RENUNGAN tentang HATI

Bac.I, 1Raj 10 : 1 - 10
Injil, Mrk 7 : 14 - 23

Periksalah Hatimu Bila Mulutmu Bersalah

"Hati adalah Sumber kebaikan, tapi juga menjadi pusat kejahatan bila orang tidak mau mendengarkan bisikannya."

Yesus berkata dalam Injil hari ini, "Segala sesuatu yang dari luar masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskan dia...Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya! Sebab dari dalam hati orang timbul segala pikiran jahat, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan dan kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."

Dengan demikian maka

1) Segala kata dan tindakan kita berasal dari pikiran yang bersumber pada hati kita; Kata dan tindakan jahat berasal dari pikiran dan hati yang jahat. Sebaliknya hati dan pikiran yang baik akan selalu menghasilkan kebaikan.

2) Sesaat ketika Anda menyadari bahwa kata-katamu kasar dan tindakanmu jahat, maka segeralah memeriksa hatimu dan memperbaikinya karena ada sesuatu yang telah rusak di dalamnya.

3) Tidak ada orang atau hal lain di luar dirimu yang menajiskanmu, selain dirimu sendiri.

Akhirnya jika Anda tuan atas dirimu maka tuntunlah dia untuk menjadi bersih tanpa noda dan dosa. Sebaliknya ketika rencana dan niat jahat selalu ada di dalam hatimu maka sesungguhnya Anda adalah hamba iblis.

RENUNGAN tentang MAMA

Bac.I, 1Raj 11 : 4 - 13
Injil, Mrk 7 : 24 - 30

Terima Kasih Mama

"Seorang ibu sejati akan melakukan apa saja demi kebaikan dan kesuksesan anaknya, bahkan lebih indah adalah dalam setiap desahan nafas doanya, namamu disebut."

Kisah perjuangan ibu Siro-Fenesia dalam Injil hari ini menegaskan kedalaman dan ketulusan cinta seorang ibu terhadap anaknya yang sedang kerasukan roh jahat. Walaupun ditantang alias "direndahkan" dengan kata-kata, "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkan kepada anjing." Mendapatkan kata-kata hinaan seperti ini tidak membuatnya merasa malu dan mundur. Demi kesembuhan anaknya, ia pun menjawab dengan penuh keyakinan yang membuat Yesus terkagum-kagum, " Tetapi anjing di bawah meja pun makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak."

Pelajaran penting bagi kita di pagi ini adalah:

1) Apa pun kekurangan dan kesalahan ibu terhadapmu, tapi satu hal yang pasti bahwa engkau pernah dikandung di dalam rahim seorang wanita, yang disapa dengan sebutan "ibu atau mama." Jika saat ini beliau masih hidup maka telponlah dia dan ucapkanlah terima kasih kepadanya. Biarlah kerinduannya terhadapmu terobati walaupun hanya bisa mendengarkan suaramu dari jauh. Dan bagi ibu yang sudah meninggal, doakanlah mereka.

2) Bagi para ibu yang membiarkan anak-anak sehingga tidak mendapatkan kasih sayang yang pantas, atau berlaku kasar terhadap anak-anak yang Tuhan percayakan kepadamu, bertobat dan berbaliklah untuk memberikan ruang di hatimu agar anak-anakmu merasakan lagi cinta seorang ibu.

Akhirnya, tidak ada yang lebih indah untuk selalu bersyukur serta membahagiakan ibumu saat ini, karena hanya dengan cara itu, doa ibumu akan membuka kran rahmat surgawi untuk mengalir ke dalam rumah, hidup dan hari-harimu.

MGMP PAK KOTA JOGJA














Senin, 10 Februari 2020

MENCARI dan MENGGALI pACAran


Masa remaja adalah masa yang indah. Mengapa dikatakan indah? Karena, pada masa-masa inilah seorang remaja akan mengalami perubahan-perubahan dalam dirinya. Secara biologis, tentu kita sudah tahu bahwa remaja putri akan mengalami haid, beberapa bagian tubuhnya mulai menonjol, dan lain sebagainya. Sedangkan, seorang remaja putra akan mulai tumbuh jenggot dan jakun, suara yang lebih membesar, dan beberapa perubahan lainnya. Pada masa ini juga, remaja akan mulai mengenal apa yang dinamakan cinta monyet. Apa itu cinta monyet? Apa itu pacaran? Mengapa bisa suka kepada lawan jenis? Dan, pertanyaan-pertanyaan lainnya.

Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefinisikan bahwa pacaran adalah sebuah hubungan yang dijalin oleh seorang perempuan dengan laki-laki, di dalamnya ada rasa kasih dan sayang satu sama lain. Sedangkan, "berpacaran" memiliki arti berkasih-kasihan, bercinta, atau bersuka-sukaan. Tetapi, pernahkan Anda tahu bagaimana awal mula kata pacaran? Kata pacaran dalam bahasa Inggris diterjemahkan dari kata "indehoi". Kata "indehoi" ternyata tidak muncul dengan sendiri, tetapi kata ini berasal dari bangsa Mesir.

Di Mesir, terdapat tumbuh-tumbuhan yang bernama "hoi". Hoi adalah tumbuhan yang tumbuh subur di sepanjang sungai Nil. Tumbuhan hoi tingginya setinggi perawakan manusia, antara 100-150 cm, berdaun hijau lebat, dan terus tumbuh sepanjang tahun. Di Mesir, biasanya seorang laki-laki yang tengah dekat dengan seorang wanita, kemudian mulai ada rasa tertarik dan rasa suka, hingga akhirnya mereka melakukan hubungan badan di balik pohon-pohon hoi. Nah, dari definisi dan sejarah tentang pacaran, kita bisa melihat bahwa konotasi "berpacaran" bersifat sangat bebas dan tidak alkitabiah. Oleh karena itu, sebagai gantinya kita bisa menyebutnya dengan teman dekat atau sahabat.

PACARAN ?

Sepanjang Alkitab, mulai dari Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu, tidak pernah ditemukan tentang arti kata "pacaran", walaupun beberapa orang menyebut bahwa pacaran adalah sebuah proses sebelum menuju atau memasuki jenjang pernikahan. Faktanya, Alkitab tidak pernah menuliskan tentang kata "pacaran". Namun, Alkitab menuliskan sebuah ulasan yang indah tentang persahabatan. Dalam persahabatan, kita bisa mengasihi dan kita bisa juga bersahabat dengan seorang pria atau wanita. Tidak jarang dari persahabatan muncullah rasa suka, tertarik, dan menyayangi, sekalipun dengan sahabat kita yang lawan jenis.
Berangkat dari definisi istilah tersebut, pacaran selalu dikaitkan dengan hal-hal yang bisa membangkitkan hawa nafsu seperti berciuman, berpelukan, atau bermesra-mesraan. Oleh karena itu, Alkitab telah mengingatkan kita bahwa hidup kita adalah bait Roh Kudus, sehingga kita harus menjaga kekudusan hidup, melakukan apa yang benar dan mulia, dan memikirkan hal-hal yang bijak.

Di dalam Alkitab, Tuhan memang tidak menetapkan secara jelas mengenai hal berpacaran. Akan tetapi, firman Tuhan memberikan standarisasi hidup yang harus kita lakukan sebagai pemuda-pemudi Kristen yang memiliki identitas Kristus, yaitu:
  • Tubuh kita adalah Bait Roh Kudus (1 Korintus 6:9)
  • Melakukan yang benar, sebab tidak semua hal berguna bagi hidup kita (1 Korintus 6:12)
  • Hidup kudus dan menjaga kekudusan hidup (1 Petrus 1:15)
  • Menjauhi percabulan (1 Tesalonika 4:3)

Pacaran bukan masalah boleh atau tidak boleh, tetapi sudahkah kita menjalin sebuah hubungan pendekatan dengan lawan jenis yang sehat dan memuliakan nama Tuhan di dalamnya? Sampai taraf di mana pacaran yang kita lakukan? Oleh sebab itu, marilah kita mengintrospeksi diri dan terus memuliakan Tuhan dalam setiap hidup kita.

MERUMUSKAN

Frasa berpacaran jikalau dilihat dari etimologi katanya ternyata memiliki unsur yang negatif karena dalam berpacaran pada konteks masa lalu, sepasang kekasih akan melakukan hubungan badan. Oleh sebab itu, frasa "berpacaran" harus dikaji ulang.

Lalu, bolehkah seorang remaja putri menjalin kedekatan dengan seorang remaja putra? Jawabannya tentu saja boleh, asalkan kita bisa mengikuti rambu-rambu yang sudah Allah berikan dalam Alkitab. Mengasihi lawan jenis tentu diperbolehkan, tetapi kita harus introspeksi diri karena kita sudah memiliki patokan dalam menjalin kedekatan dengan lawan jenis, atau apakah kita justru hanyut dalam berbagai problematika remaja?

Inilah saatnya untuk bangkit dan menjadi generasi-generasi muda yang memiliki karakter Kristus. Generasi yang memiliki integritas dan selektif dalam menjalin sebuah hubungan. Dan, satu hal yang utama, biarlah kita menjaga kekudusan kita hingga kita masuk dalam pernikahan yang kudus dan pernikahan yang menerima berkat sulung pernikahan.